Arsip untuk Kudus
Agustus 5, 2008
· Disimpan dalam Kudus, Kudus Anti Korupsi, Uncategorized · Tagged Depdiknas, Drs M Basuki Sugita, elite politik, era Orde Baru, Hadapi Tantangan Bangsa, Kepala SMP Keluarga, Komisi X DPR-RI Drs Munawar Sholeh, korupsi, kurikulum nasional, nilai-nilai kejujuran, orangtua siswa, P4, pembelajaran kejujuran, Pendidikan Antikorupsi, Pendidikan Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, petunjuk 36 butir P4, pilkada atau pilpres, Revitalisasi Pendidikan Nilai Aplikasi dalam Pembentuka, siswa
PENDIDIKAN ANTIKORUPSI Alternatif Utama Hadapi Tantangan Bangsa
Kamis, 17 Januari 2008 SEMARANG (Suara Karya): Pendidikan antikorupsi (PAK) ke depan sangat dimungkinkan menjadi salah satu alternatif utama dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks. PAK yang menitikberatkan pelajaran pada nilai-nilai kejujuran dalam praktik keseharian diharapkan juga bisa menjadi salah satu wadah bagi pendidikan kader calon pemimpin bangsa yang berwatak antikorupsi.
Baca entri selengkapnya »
Agustus 5, 2008
· Disimpan dalam Kudus, Kudus Anti Korupsi, Uncategorized · Tagged Alaerka Invesment, aroma cengkeh, bathil, BCA, buruh borong, buruh pabrik rokok kretek, cikal bakal industri rokok kretek, Desa Getas Pejaten, di luar tembakau, Djarum, Grup Djarum, harga jual eceran, harga pasar, HJE, HM Sampoerna, Kabupaten Kudus, kebijakan WHO, Kecamatan Jati, keluarga Djarum, kematian industri rokok, konsumen rokok, Kudus, Kudus Kota Kretek, M. Basuki Sugita, mild, miliar batang, Museum Kretek Kudus, museum rokok kretek, negeri Paman Sam, Nitisemito, organisasi kesehatan dunia, pabrik kelas kecil, pabrik Nojorono, pabrik rokok ilegal tanpa pita cukai, pabrik rokok kretek Kudus tergencet, pemasukan cukai, pemegang saham mayoritas, perbankan, perusahaan rokok, Phillips Morris, Produksi rokok, produksi rokok putihan, pungutan cukai spesifik, Putra Sampoerna, rokok Dji Sam Soe, rokok kretek, rokok kretek Kudus, rokok putih, saham Bank Central Asia, sigaret kretek mesin, sigaret kretek tangan, SKM, SKT
Suara Merdeka 8 Maret 2007
Kudus (Bekas) Kota Kretek
Oleh M Basuki Sugita
ANDA pernah menengok Museum Kretek Kudus yang terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus? Di tempat bersejarah itu secara menarik disajikan diaroma cikal bakal industri rokok kretek; mulai seabad silam, zaman Nitisemito, sampai era digital sekarang ini.
Keberadaan museum itu menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Betapa tidak? Di seluruh dunia, museum rokok kretek hanya ada satu, dan itu berada di Kudus.
Harus diakui, induksi rokok kretek mengangkat derajat
Baca entri selengkapnya »
Agustus 5, 2008
· Disimpan dalam Kudus, Kudus Anti Korupsi, Uncategorized · Tagged M. Basuki Sugita, Kudus, Gugat Peran Pabrik Rokok, perusahaan rokok, panggung rakyat, dunia olahraga, juragan rokok kretek, Kompetisi Seri A Italia, Premiership Inggris, La Liga Spanyol, babak kualifikasi Liga Champion, Piala Libertadores, pecandu sepak bola Tanah Air, berkat guyuran uang majikan di Kudus, majikan rokok Kudus, konser live grup musik, Dewa, Padi, Jikustik, keuntungan penjualan rokok kretek, Deep Purple, Blue, Kudus Kota Kretek, pembatasan jam tayang iklan rokok, kebanggaan warga Kudus, roda ekonomi Kudus, perusahaan rokok kretek, Persatuan Perusahaan Rokok Kudus (PPRK)., Kabupaten Kudus, buruh rokok kretek, buruh borong, bidang pendidikan, Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (RTMM) Kudus, kualitas pendidikan
Suara Merdeka 27 Agustus 2005
Menggugat Peran Pabrik Rokok
Oleh: M Basuki Sugita
COBA tengok program acara televisi swasta nasional setiap hari, utamanya selepas pukul 21.00. Bertaburan ragam acara menarik yang disponsori perusahaan rokok (PR), termasuk pabrik yang berdomisili di Kudus.
Mulai acara bertajuk panggung rakyat, musik, dagelan, sampai dunia olahraga khususnya sepak bola. Boleh dikatakan selepas pukul 21.00 kehidupan televisi swasta “tergantung”
Baca entri selengkapnya »
Agustus 3, 2008
· Disimpan dalam Kudus, Kudus Anti Korupsi, Uncategorized · Tagged B Siswanto, endidikan Antikorupsi, J Subagyo SJ, Jawa Tengah, Katolik, Kolese Sekolah Menengah Kejuruan Pendidikan Industri Ka, Kompas, korupsi, Kudus, Kudus Anti Korupsi, M. Basuki Sugita, panti semadi Wisma INRI, Paradigma Pendidikan Ignasian, Paradigma Pendidikan Refleksif, Pemberantasan Korupsi, PIKA Semarang, Sekolah Menengah Kejuruan Santo Mikael Surakarta, Sesuai analisis nota pastoral 03-06
Kompas, 5 Nopember 2007
Pemberantasan Korupsi
Pendidikan Pegang Peran Strategis
Solo, Kompas – Gerakan melawan korupsi bisa berjalan efektif jika dikembangkan melalui pembelajaran di sekolah-sekolah. Gerakan antikorupsi di sekolah menghindari pelajaran pasal-pasal hukum belaka, namun lebih dititikberatkan mengajarkan kejujuran dalam aspek keseharian.
Kejujuran bisa dipraktikkan pada pembelajaran keseharian tanpa mengurangi kualitas akademis pendidikan itu sendiri. Dengan demikian, pendidikan memegang peranan strategis melawan korupsi yang makin marak di Tanah Air.
Hal tersebut mencuat pada seminar Kolese Sekolah Menengah Kejuruan Santo Mikael Surakarta dan Kolese Sekolah Menengah Kejuruan Pendidikan Industri Kayu Atas (PIKA) Semarang selama Baca entri selengkapnya »
Agustus 3, 2008
· Disimpan dalam Kudus, Kudus Anti Korupsi, Uncategorized · Tagged Badan Nasional Sertifikasi Pendidikan, Bedjo Sujanto, BNSP, Fransiskus Saverius Herdiman, Institut for Education Reform Universitas Paramadina, Jawa Tengah, Kaliputu, KBK, KTSP, Kudus, Kudus Anti Korupsi, kurikulum 1975, Kurikulum 1984, kurikulum 1994, kurikulum 2004, Kurikulum 2006, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, M. Basuki Sugita, Mutu Manusia di Balik Kurikulum, Rektor Universitas Negeri Jakarta
Mutu Manusia di Balik Kurikulum
by : Fransiskus Saverius Herdiman
Tanpa semangat perubahan, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan bak macan ompong
Sejak masa pemerintahan Orde Baru, Departemen Pendidikan telah beberapa kali mengganti kurikulum. Kita misalnya pernah mengenal kurikulum 1975. Kurikulum ini kemudian diganti dengan Kurikulum 1984. Kemudian kurikulum 1994 yang kemudian diganti lagi dengan kurikulum 2004 atau yang disebut dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Namun, riwayat KBK ini tak panjang karena harus diganti dengan kurikulum baru. Sejak tahun pelajaran 2006/2007, Depdiknas meluncurkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau akrab disebut Kurikulum 2006.
Para pelaku pendidikan termasuk para guru dan murid, adalah stakeholder Baca entri selengkapnya »